Bagaimana menjadi dewasa?

Motivasi Pengembangan diri

May 21, 2020

Kita sering sekali mendengar sebuah ungkapan bahwa dewasa itu bukan soal umur. Banyak sekali orang yang sudah tua umur nya tapi masih seperti anak kecil kelakuanya.

Setiap orang mengkin mempunyai definisi berbeda tentang dewasa, tapi disini mari kita sepakai bahwa dewasa itu adalah kemampuan seseorang menyikapi setiap kejadian dalam hidupnya dan membuat dia menjadi seorang yang bisa memberi ketentraman untuk dirinya dan lingkunganya.

Dewasa juga adalah sebuah keterampilan seseorang untuk mengambil keputusan akan setiap permasalahan dalam hidupnya, kemampuan untuk menerima segala kesulitan - kesulitan dan segalau kejadian yang tidak sesuai dengan nafsunya.

Lalau bagaimana menjadi seoarng yang dewasa? Mari kita bahas satu persatu caranya.

Puasa

Berhubung artikel ini ditulis dibulan ramadhan kita bahas topik puasa ini di poin pertama.

Jadi puasa itu seharusnya jangan menjadi sebuah simbol saja, janganlah puasa ini hanya sebatas tidak makan dan minun saja.

Salah satu inti dari makna puasa itu adalah menahan. Menahan diri ini adalah sebuah keterampilan yang begitu penting untuk menjalani hidup.

Pengaruh kemampuan sesorang untuk menahan dirinya akan keinginan - keinginan yang sering kali hanya nafsu saja itu sangat besar terhadap kedewasaan seseorang.

Sebagai contoh ini misalnya, kita sering kali di hadapkan dengan situasi memiliki keinginan untuk membeli barang tertentu. Anggap barang itu adalah telepon genggam.

Dalam kondisi ini pasti akan ada pilihan yang banyak di hadapan kita, perilaku orang yang belum dewasa itu akan memilih pasti telepon genggam yang terkenal lah, kemudian kameranya harus baguslah dan banyak lagi spesifikasi yang itu di luar kemampuan nya.

Maka dengan begitu ada saja kelakuan yang sangat menjengkelkan keluar, kalau yang masih ikut orang tuanya mungkin dia menangis, marah mogok makan dan sebagainya.

Tapi kalau kita bisa menahan maka akan berbeda ceritanya, akan ada negosiasi - negosiasi yang muncul bisa jadi menabung dulu atau jualan apa untuk bisa mengumpulkan uang agar bisa membelinya.

Dan kemungkinan lain juga bisa untuk benar - benar mempelajari spesifikasi telepon genggam itu tidak harus yang mewah tapi yang memang benar - benar dibutuhkan. Dan kalau memang belum ada uang untuk membelinya tidak perlu marah - marah ditahan dulu. Sebuah keinginan yang tidak menjadi kebutuhan itu hanya sebentar saja. Orang jawa bilang:

Anget - anget tai ayam!

Maka kita ini harus belajar menahan keinginan - keinginan yang muncul kita harus paham betul yang mana kebutuhan yang mana Nafsu.

Pengetahuan

Untuk menjadi dewasa itu butuh pengetahuan yang luas, karena banyak sekali kita itu memperdebatkan sebuah topik yang sebenarnya kita sendiri tidak memahaminya.

Saat ini dijaman orang selalu berbeda pendapat di sosial media ini menuntut kita untuk benar - benar banyak pengetahuan sehingga kita bisa tau bagaimana cara berfikir orang lain sehingga pendapatnya berbeda dengan kita.

Jadi budaya menyalahkan orang lain jika berbeda pendatnya dengan kita itu membuat banyak pertengkaran terjadi di dunia sosial media.

Maka perbanyaklah baca buku, belajarlah untuk memahami orang lain. Berfikirlah obyektif jangan membawa emosi ketika membaca komentar orang lain.

Kita tidak akan bisa memaksa orang lain yang berbeda pendapat dengan kita agar sependapat dengan kita. Tapi kita bisa mengendalikan perasaan kita terhadap orang lain apakah kita mau marah - marah atau kita terima saja perbedaan itu damai perasaan kita. Hal ini memang tidak bisa dilakukan begitu saja itu perlu dilatih.

Maka dengan memperkaya pengetahuan bisa dengan membaca, mendegar dan menonton sumber - sumber ilmu dengan itu akan membantu kita untuk semakin paham. Kalau kita sudah paham maka kita akan maklum.

Percayalah semakin tinggi ilmu kita itu semakin kita pintar memahami keadaan tidak gampang marah - marah.

Berani

Keberanian untuk melangkah maju menjadi salah satu tangga untuk menjadi lebih dewasa. Sebagai contoh saja menikah, buat orang menikah adalah proses sakral penentuan jalan hidup.

Akan tetapi justru pernikahan itu yang akan membimbing kita untuk menemukan jalan hidup ini.

Banyak sekali diantara kita ini yang sudah tua umurnya tapi masih takut untuk menikah. Menikah itu yang penting kita memang sudah ingin dan sudah ada yang mau di ajak nikah.

Untuk urusan teknis itu bukanlah permasalahan utama, seperti misalnya belum punya uang, belum punya rumah belum bisa ini dan itu. Keberanian akan melahirkan komitmen dengan komitmen kita akan bisa mencari solusi akan masalah - masalah teknis tadi.

Kadang juga kita tidak berani melangkah itu karena kita menuntut kesempurnaan, mau menikah harus punya rumah dulu punya perusahaan dulu dan yang lain, maka percayalah yang ada kamu hanya akan bermalas - malasan.

Berani bukan hanya nikah banyak kesempatan - kesempatan seperti pekerjaan, bisnis, beasiswa dan masih banyak kesempatan lainya yang mana kalau kita tidak berani, kesempatan itu akan berlalu begitu saja.

Bersandarlah kepada allah

Kita ini memang kadang terlalu sombong menjadi manusia. Kita manusia ini tidak akan bisa menyelesaikan masalah kita sendiri. Kita tidak bisa menentukan masa depan.

Yang kita bisa adalah mengambil pilihan - pilihan yang akan mempengaruhi masa depan itu sendiri. Sekarang kita bebas apakah memilih jalan yang halal atau yang haram untuk menjemput rejeki.

Mau menipu orang atau mau membantu orang dalam kegiatan berbisnis. Yang penting itu sekarang kita berbuat baik maka allah tuhan kita yang akan menentukan kehidupan kita kedepanya.

Ada satu kejadian yang saya alami yang bisa kita ambil pelajaran. Jadi dulu saya pernah berada di suatu tempat ya intinya disana saya niatkan untuk mengadu nasib setelah ada kejadian yang membuat saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tempat kerja.

Di tempat yang baru ini saya sangat menggebu - gebu agar bisa membangun bisnis dan bisa mencukupi kebutuhan hidup untuk menafkahi anak dan istri pada saat itu kondisini kami terpisah karena saya tidak sanggup mengontrak rumah jadi terpaksa anak dan istri tinggal sementara di rumah mertua kami terpisah antara pulau sumatra dan jawa.

Maka pada saat itu saya harus berhasil disana agar bisa mengontrak rumah kembali dan tinggal bersama anak istri. Tapi kenyataanya saya malah tidak bisa memberi nafkah kepada istri beberapa bulan bahkan yang lebih parahnya saya dikeluarkan dari tempat itu dalam kondisi yang tidak memiliki apa - apa.

Jadi pilihan yang saya fikir ini adalah baik untuk saya, tempat yang saya fikir itu tempat yang baik ternyata malah membuat kondisi nya lebih sengsara.

Maka setelah itu saya coba untuk mengikuti kemana allah ini menuntun saya. Peluang apa yang dihadirkan didepan saya, jadi saya pasrah lah. Setelah itu keajaiban demi keajaiban terus datang, saya akhirnya mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Kemudian juga dapat menyewa rumah yang dekat dengan mertua dan apa yang didapat setelah itu rasanya memang itu lah yang saya butuhkan. Jadi kadang itu kita mengejar sesuatu yang kita tidak butuhkan. Maka cobalah untuk bersantai sejenak cobalah untuk peka, kema allah itu menuntun kita.

Pertemuan kita dengan seseorang kemudian informasi yang kita dapatkan itu adalah sau bentuk tuntunan dari allah melalui alam sekitar kita. Jadi ketika kita yakin bahwa permasalahan kita itu akan di selesaikan oleh allah maka yang perlu kita lakukan adalah mencari pentunjuk - pentunjuk yang alah kirim melalui teman kita misalnya tetangga atau segala informasi yang kita dapatkan saat itu.

Kesimpulan

Disini saya ingin menyampaikan kepada teman - teman sekalian bahwasanya kita ini harus terus bertumbuh dewasa.

Kita harus berproses rumusnya kalau kita kepingin sesuatu maka berpuasa dulu menahan diri. Kalau kita berbeda pendapat dengan orang lain maka kita coba tahan dulu emosinya kemudian perbanyak pengetahuan kita dan yang terakhir serahkan urusan hidup kita ini sama allah.

Lakukan yang terbaik saat ini, misal kita saat ini sedang menjadi kariawan jadilah kariawan yang baik, atau pelajar jadilah pelajar yang baik. Segala perbuatan baik itu akan mendatangkan kebaikan lagi untuk kita.

Subscribe to My Newsletter

Thank you for your interest in my blog. Sign up to my newsletter to stay current on the latest news and information me and to be the first to see new blog posts.