Membandingkan Bahasa Pemrogramman

Membandingkan Bahasa Pemrogramman

Salah satu topik yang tidak pernah berhenti di bahas di kalangan programmer adalah membanding – bandingkan bahasa pemrogramman. Pada tulisan ini saya akan berbagi juga pendapat saya tentang perbandingan bahasa pemgrogramman.

Baca juga …

Programmer Pemula di bully!! Kenapa?

Alhamdulillah sudah 4 tahun lamanya saya mempelajari bahasa pemrogramman dari c++, php, java, javscript, python, kotlin dan go, tidak seperti bahasa manusia menguasai bahasa pemrogramman lebih mudah, karena konsep dasar nya sama saja setiap bahasa pemrogramman, hanya saja ada perbedaan pada beberapa hal.

Bahasa Pemgrogramman

Bahasa

Bahasa pemrogramman adalah salah satu media untuk menulis sebuah program entah itu program web, desktop ataupun mobile. Sebagai seorang penulis tentu kita butuh bahasa untuk di tuangkan pada tulisan kita. Dan bahasa pemrogramman itu banyak sekali, sama seperti bahasa yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari – hari, bahkan saya sendiri menggunakan lebih dari satu bahasa untuk berkomunikasi.

Dalam kehidupan sehari – hari kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi. Akan tetapi bahasa pemrogramman itu berbeda bukan hanya sebagai media berkomunikasi saja. Bahasa pemrogramman lebih condong kita gunakan sebagai surat perintah kepada mesin komputer. Yang dimana dengan begini perlakuan kita terhadap bahasa pemrogramman itu tidak sama dengan bahasa sehari – hari yang kita gunakan.

Fungsi Bahasa Pemrogramman

Diatas sudah saya singgung sedikit bahwa fungsi bahasa pemrogramman adalah sebagai media untuk memberikan perintah kepada sebuah mesin atau komputer. Sama seperti dalam kehidupan sehari – hari kita perlu menggunakan bahasa sesuai dengan siapa orang yang di ajak untuk berkomunikasi.

Saya ketika berkomunikasi dengan adik – adik menggunakan bahasa indonesia, berkomunikasi dengan teman menggunakan bahasa jawa dan indoneisa, ketika berkomunikasi dengan saudara yang di padang saya menggunakan bahasa padang dan ketika berkomunikasi dengan pembaca blog saya yang di luar negri mennggunakan bahasa inggris.

Intinya kita harus menyesuaikan dengan siapa kita berkomunikasi. Dalam bahasa pemrogramman juga begitu kita tidak bisa menggunakan bahasa PHP untuk membuat aplikasi android. Mungkin bisa saja menggunakan PHP untuk membuat aplikasi android, akan tetapi kita perlu banyak kerja supaya os android bisa mengerti bahasa PHP. Sama seperti ketika saya sedang berkomunikasi dengan orang sunda menggunakan bahasa padang tentu tidak nyambung, mungkin bisa nyambung tapi saya harus mengajari orang sunda itu bahasa padang, yang dimana tentu itu akan menyita waktu bukan.

Bagus – bagusan bahasa pemgrogramman

Membandingkan

Kita bahas topik yang menarik ini, yang mana hal ini sudah dilakukan sejak jaman dahulu hingga jaman sekarang yang dimana itu tidak pernah selesai – selesai. Kita akan bahas sedikit kenapa banyak programmer mengatakan bahasa pemrogramman tertentu lebih bagus dari yang lainya.

Penyebab

Berbicara bahasa pemrogramman memang tidaklah sama dengan bahasa manusia. Bahasa pemrogramman diciptakan bukan hanya sekedar di ciptakan begitu saja, ada hal – hal yang sangat penting yang mungkin beberapa orang tidak terlalu memperhatikan hal itu. Yaitu pengolahan memory, thread, virtual machine, dan syntax.

Oleh karena hal – hal tersebut satu bahasa pemrogramman akan berbeda dari yang lain, bukan hanya sekedar syntax tapi bagaimana bahasa pemrogramman itu mengolah memory, thead dan yang lain – lainya. Dengan begitu performa dari sebuah bahasa pemrogramman dengan yang lainya akan berbeda.

Dalam kondisi tertentu satu bahasa pemrogramman lebih unggul di banding dengan bahasa pemrogramman yang lainya, secara syntax, performa dan yang lainya. Nah hal ini lah yang membuat orang melakukan perbandingan.

Akibat

Lalu apa akibatya dari hasil perbandingan yang dilakukan? Akibatnya ya ketika seseorang melakukan perbandingan dan mendapati bahasa pemrogramman yang saat ini dia pakai tidak bagus untuk satu kasus tertentu maka ia berpendapat bahasa ini tidak bagus. Beberapa orang melakukan publikasi akan hasil perbandingan yang dia lakukan untuk bahasa tertentu.

Disinilah perdebatan akan di mulai, sebagian orang akan ada yang mungkin menghujat bahasa tertentu karena hasil perbandingan itu, dan sebagian lagi ada yang sakit hati karena bahasa tertentu yang dia sukai di jelek – jelekan oleh orang lain. Dan hal ini terus dan terus saja terjadi dari dulu hingga sekarang ini dan mungkin saya rasa akan selalu begitu seterusnya.

Lalu apakah salah membandingkan bahasa pemrogramman itu?

Menurut saya tidaklah salah membandingkan bahasa pemrogramman tertentu. Pada saat awal saya mulai belajar bahasa pemrogramman selain php ( dulu saya menggunakan  php untuk membuat web ) saya pernah mangalami satu kondisi yang dimana saya harus membuat sebuah aplikasi dengan peforma yang lebih baik karena pada saat itu kami sedang merintis membangun usaha dan kami tidak punya cukup banyak uang untuk menyewa banyak server dikarenakan pada saat itu kondisi server tidak lagi kuat untuk menahan trafik yang terus meningkat terhadap aplikasi kami.

Mau tidak mau saya harus mencari tau bagaimana cara mencari solusi agar dengan trafik yang ada load cpu server masih dalam kondisi aman. Maka pada saat itu saya harus melakukan perbandingan akan beberapa bahasa pemrogramman. Yang hasilnya saya berhasil menekan load usage cpu dari 80% menjadi hanya 20%.

So, menurut saya pada situasi tertentu memang kita harus mencari bahasa pemrogramman tertentu untuk bisa mengatasi masalah yang sedang kita hadapi. Tapi jangan sampai kita menjelek – jelekan bahasa pemrogramman tertentu hanya karena peformanya kurang baik akan situasi tertentu. Karena masalah yang sedang kita hadapi tentu akan berbeda dengan masalah yang orang lain hadapi, bisa jadi bahasa pemrogramman yang menurut kita paling bagus peformanya itu tidak cocok untuk permasalahan orang lain. Jadi bagus atau tidak bahasa pemrogramman itu relative.

Fanatik Bahasa Pemrograman

Ada beberapa orang yang sangat fanatik dengan bahasa pemrogramman tertentu. Apakah salah fanatik dengan bahasa pemrogramman tertentu? menurut saya sih sah – sah saja jika kamu fanatik dengan bahasa pemrogramman tertentu, bahkan biasanya orang yang fanatik ini dia akan mengerti sampai sangat mendalam sehingga dia tau bagaimana cara mengoptimalakan bahasa pemrogramman tersebut.

Akan tetapi alangkah baiknya juga kamu tidak teralalu fanatik, kenapa? Ya agar kamu bisa mendapatkan pemikiran yang luas dan tidak mentok disitu saja. Saya memiliki satu teman dia adalah seorang lulusan IT dari salah satu kampus ternama, pada saat kuliah dia cukup mahir akan bahasa pemrogramman ( *dirahasiakan ). Akan tetapi suatu hari dia curhat dengan saya tentang pekerjaanya yang intinya dia tidak bisa mendapatkan pekerjaan dengan bahasa pemrogramman yang sudah sangat dia kuasai itu. Akhirnya dia meminta untuk belajar bahasa pemrogramman yang baru agar bisa mendapatkan pekerjaan yang dia inginkan, padahal saya ini tidaklah kuliah di perguruan tinggi. Kalau dia fanatik tentu nggak mungkin dia mau belajar dengan saya kan.

Bersikap Bijak

Di ahir tulisan ini saya ingin menyampaikan bahwa yang baik menurut saya adalah bersikap bijak. Jangan mejelek – jelekan bahasa pemrogramman tertentu karena membuat produk teknologi bukan hanya saja teknologinya bagus, tapi produknya juga harus bagus, diapakai oleh user dan menghasilkan.

Dan buat kamu yang hanya menguasai satu bahasa pemrogramman sebaiknya mulai belajar bahasa lain, agar kamu bisa berfikir lebih luas tau kelebihan dan kekurangan dari bahasa tertentu sehingga ketika menghadapi suatu masalah tertentu dengan mencari solusi terbaik. Jadi kamu bisa berfokus pada produk yang kamu buat bukan terhadap teknologi yang selalu diperdebatkan.

Membuat produk teknologi adalah membuat produk yang bertujuan untuk mempermudah kehidupan orang lain, membuat orang lain bahagia. Untuk itu kamu harus bahagia dulu bagi bisa membuat produk yang bisa membuat orang lain bahagia. Jangan disibukan dengan perdebatan bahasa ini itu yang akan membuat kamu semakin tidak tenang hatinya.

Membuat produk teknologi adalah membuat produk untuk mempermudah kehidupan orang lain, membuat orang lain bahagia dan juga menghasilkan uang bagi kita.

– Ahmad Rosid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *